Iklan Dua

Wahyullah Bandung Dukung Raperda Tentang Kota Ramah Lansia dan Keolahragaan

$rows[judul]

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kota Ramah Lanjut Usia dan Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan yang saat ini tengah dibahas DPRD bersama Pemerintah Kota Balikpapan.

Menurut Wahyullah, kedua regulasi tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (sdm) sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna ke-6 Masa Sidang III DPRD Kota Balikpapan dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Wali Kota terhadap Nota Penjelasan DPRD Kota Balikpapan tentang Raperda Kota Ramah Lanjut Usia dan Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan, yang digelar di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, Raperda Kota Ramah Lanjut Usia diharapkan menjadi landasan hukum untuk memastikan seluruh fasilitas publik, gedung pelayanan masyarakat, hingga ruang-ruang publik di Balikpapan dilengkapi sarana yang mendukung kebutuhan lansia.

“Ke depan, semua fasilitas publik diharapkan memiliki akses dan fasilitas yang ramah terhadap lanjut usia. Gedung-gedung pemerintah bisa menjadi contoh pertama dan bahkan menjadi kewajiban, sama seperti penyediaan akses bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Wahyullah menambahkan, kebutuhan tersebut semakin penting mengingat jumlah penduduk lanjut usia di Balikpapan diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen dari total populasi. Karena itu, keberadaan regulasi khusus dinilai perlu untuk menjamin kenyamanan dan keamanan lansia saat mengakses layanan publik.

Selain itu, ia menilai kedua Raperda tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Balikpapan. Menurutnya, kota dengan IPM yang tinggi akan semakin nyaman untuk dihuni dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik bagi warganya.

"Perda penyelenggaraan olahraga juga penting karena menyasar langsung ke sumber daya manusianya. Supaya IPM di kota Balikpapan terus meningkat, karena itu salah satu modal kota yang nyaman dihuni," tuturnya.

Terkait layanan transportasi Balikpapan City Trans (Bacitra) yang dinilai warga belum sepenuhnya ramah bagi penyandang disabilitas, Wahyullah menyebut perbaikan fasilitas masih dapat dilakukan setelah proses serah terima kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Ia berharap keberadaan Raperda nantinya dapat menjadi acuan dalam mewujudkan layanan publik yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)