Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Balikpapan diminta lebih berhati-hati dalam memastikan sumber informasi pendidikan yang ditemukan melalui internet. Hal ini menyusul ditemukannya sebuah situs yang mencantumkan nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, namun belum diketahui sebagai kanal resmi pemerintah daerah.
Situs dengan alamat disdikbudbalikpapan.id tersebut ditemukan dalam penelusuran digital yang dilakukan jurnalis senior Balikpapa MA. Dari tampilan yang tersedia, situs itu menggunakan nama yang menyerupai institusi pemerintah.
Namun, sejumlah konten yang dipublikasikan tidak mencerminkan kanal informasi Disdikbud Balikpapan. Beberapa artikel yang dimuat justru membahas isu di luar bidang pendidikan, termasuk kriminalitas dan pemerintahan.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, terutama apabila situs tersebut dianggap sebagai sumber informasi resmi Disdikbud Balikpapan.
Padahal, informasi yang tidak tepat pada kanal yang mengatasnamakan lembaga pemerintah dapat berdampak pada masyarakat yang membutuhkan informasi akurat. Mulai dari orang tua siswa, peserta didik, hingga tenaga pendidik dapat menjadikan informasi tersebut sebagai rujukan.
Temuan mengenai situs tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik untuk memperoleh penjelasan sekaligus memastikan status situs tersebut.
Irfan mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan melalui tim yang menangani publikasi dan informasi digital Disdikbud Balikpapan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kanal digital yang benar-benar dikelola oleh instansi pemerintah.
“Terima kasih atas atensi rekan-rekan media. Saya cek dulu ke staf yang menangani publikasi Disdikbud,” ujar Irfan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp grup, Rabu (7/10/2026).
Menurut Irfan, proses pengecekan juga diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan penyalahgunaan nama lembaga maupun penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Disdikbud Balikpapan selanjutnya akan mengoordinasikan temuan tersebut dengan tim teknis publikasi untuk memastikan kanal digital yang digunakan secara resmi oleh instansi.
Kejelasan mengenai kanal informasi resmi menjadi penting mengingat layanan pendidikan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Orang tua, siswa, maupun pihak sekolah membutuhkan sumber informasi yang dapat dipastikan kebenaran dan pengelolaannya.
Masyarakat pun diimbau melakukan verifikasi sebelum menjadikan sebuah situs sebagai rujukan informasi pemerintah. Penggunaan nama, identitas, atau atribut lembaga publik di ruang digital tidak serta-merta membuktikan bahwa situs tersebut merupakan kanal resmi instansi yang bersangkutan. (*)
Tulis Komentar