Iklan Dua

Iduladha Jadi Ajang Berbagi, Ketua DPRD Balikpapan Salurkan Lima Sapi Kurban untuk Warga

$rows[judul] Keterangan Gambar : Alwi saat bersiap menyembelih sendiri salah satu sapi kurbannya. Daging itu akan dibagikan ke masyarakat khususnya yang kurang mampu.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Perayaan Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, untuk memperkuat kepedulian sosial melalui pembagian hewan kurban kepada masyarakat.

Tahun ini, Alwi menyalurkan lima ekor sapi kurban yang dikhususkan bagi warga kurang mampu dan masyarakat di wilayah konstituennya. Daging kurban kemudian dibagikan kepada penerima melalui sistem kupon yang telah disiapkan panitia.

Sebanyak 500 kupon disebarkan kepada warga penerima manfaat. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebagai upaya memperluas jangkauan masyarakat yang dapat merasakan manfaat Iduladha.

“Alhamdulillah tahun ini kami kembali bisa berbagi melalui lima ekor sapi kurban. Semoga daging kurban ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga yang membutuhkan,” ujar Alwi, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, Iduladha bukan hanya soal pelaksanaan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi tekanan kebutuhan ekonomi.

Karena itu, peningkatan jumlah penerima daging kurban sengaja dilakukan agar lebih banyak warga dapat menikmati kebahagiaan hari raya.

“Semangat berbagi harus terus dijaga sebagai bagian dari nilai kebersamaan,” katanya.

Tidak hanya fokus pada pembagian daging, pelaksanaan kurban tahun ini juga membawa pesan kepedulian lingkungan. Panitia mulai mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan memanfaatkan wadah alternatif yang dapat digunakan kembali, seperti toples dan tempat penyimpanan ramah lingkungan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi sampah plastik sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih terbiasa dengan pola distribusi yang ramah lingkungan.

“Kami mencoba mengurangi sampah plastik dengan memakai wadah yang bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Selain itu, proses penanganan limbah hasil pemotongan hewan kurban juga menjadi perhatian panitia. Seluruh limbah dipastikan dikelola dengan baik agar tidak mengganggu kebersihan lingkungan maupun kenyamanan warga sekitar.

Bagi Alwi, pelaksanaan kurban tidak hanya tentang berbagi daging, tetapi juga menghadirkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan di tengah perayaan hari besar keagamaan.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap semangat kebersamaan masyarakat Balikpapan tetap terjaga dan semakin kuat dari tahun ke tahun. (*)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)